WELCOME TO RATRI'S BLOG!!! Come on dude read my post and enjoy ...

3 Oktober 2011

Sikap Baik akan Berbuahkan Hasil yang Baik pula

Inspirasi sedang banyak biarkan aku menulis :)

Suatu malam dimana semua orang terlelap didalamnya, Ada seorang remaja laki-laki sekitar 14tahun yg menangis karena ia kehilangan ibu-nya :( ia tidak bisa tidur hingga ke esokan harinya.. berhari-hari ia terlelap didalam kesedihan remaja ini bernama Dimas. Dimas yang kita kenal adalah anak yang periang,gembira,,pintar& penyendiri . tetapi sayangnya disekolahnya ia tidak mempunyai teman.

Satu minggu setelah kematian ibu-nya ia menjadi anak pemalas,bodoh,& pendiam. Ia sama sekali tidak pernah mendengar & mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Sehingga suatu ketika ayah dimas dipanggil kesekolah akan hal ini.

Suatu ketika, Ketika Dimas tertidur ketika pelajaran berlangsung ada seorang teman wanitanya yang bernama rani menegurnya dan membangunkannya tetapi dimas malah marah kepadanya dan membentaknya. Rani pun terdiam & merasa bersalah. Pada saat ayahnya Dimas datang dimas dipanggil keruang kepala sekolah.

Sesampai mereka dirumah Dimas di pukuli & dihina oleh ayahnya :( Dimas semakin tertekan sehingga akhirnya selama 3minggu dia Bolos sekolah. Selama tiga minggu ini ia izinnya berangkat kesekolah tetapi dia pergi kesuatu tempat yang bertepatan ditaman rumah Rani

Ketika Rani ingin berangkat sekoloah ia bertemu dimas yang sedang tidur-tiduran dikursi taman. Rani pun menegur dimas dan berkata "apa yg km lakuka disini? Kamu tidak sekolah?" dengan kasar Dimas menjawab "urusan lo apa? lo bukan nyokap gue yg banyak nanya!" Rani pun menghela nafas dan menjawab " Dimas, aku punya sakah apa sih sama kamu? kenapa kamu selalu sinis sama aku? aku kan hanya bertanya seperti itu? tapi kenapa kamu menjawabnya dengan kasar?" Dengan keras Dimas menjawab "ini bukan urusan lo"

Di suatu malam dimana Dimas sedang duduk-duduk sambil menangis ditaman rani yg berniat akan menegur dimas menjadi ragu untuk menegurnya. Dengan berani Rani menegur dan bertanya "dim,kamu kenapa? Tumben kamu nangis? ada masalah ya?kamu bisa cerita sama aku kok" dimas menjawab dengan tersedu-sedu "iya ran, Aku sedang ada masalah, boleh aku cerita sama kamu?" rani menjawab "tentu saja boleh... memangnya ada apasih?" Dimas memulai ceritanya:

"Jadi gini tadi sore ada yang telfon ayahku dan dia bilang kalau aku ini sebagai oengguna narkoba.. tanpaku sadari entah narkoba itu berasal darimana tiba-tiba saja ada di kantung tasku, Aku dipukul sampai wajahku lebam seperti ini" Rani menjawab " Ya allah,Kenapa bisa begini dim? tapi kamu bukan  pengguna kan? Aku gak mau loh orang yang aku sayangi menjadi seorang pengguna narkoba"

Keadaan ditaman sangat-sangat hening ketika rani berkata seperti itu, Dimas kanget dan menoleh kepada Rani dan bertanya "maksud kamu apasih rin? bercandamu gak lucu-_-" dengan berani Rani menjawab dan menceritakan soal perasaannya " Aku itu sudah suka sama kamu sejak lama dim, Sejak aku menegur kamu ketika kamu tidur dikelas tetapi respond kamu malah kasar seperti itu :( aku tau soal ayahmu yang kasar sama kamu:( aku udah coba tanya sama temen2 yg llain tapi karena kamu adalah orang yang tertutup mereka ndak tau apa2 soal kamu"Dimas dengan heran menjawab " ah yang bener lu? hahaha cuman lu orang yg pernah jujur sama gue-_-" Rani menjawab "okedeh dim ohiya sini lu kerumah gue aja biar gue obatin luka bonyok2 lo itu"

Hari demi hari mereka semakin dekat sikap Dimas pun berubah drastis dia menjadi pandai bergaul dan mempunyai banyak teman... Dimas mulai merasakan cinta diantara dia dan rani. Rani hanya menganggap semua itu teman. Tapi perlahan tapi pasti hati dimas melebur dan dimas pun menyukai rani. Semua orang heran kepada Dimas seorang anak yang pemalas & bodoh bisa dekat dengan Rani yaitu primadona sekolah yang cantik dan baik.

Pada akhirnya pada tanggal 20102010 Dimas memutuskan untuk menembak Rani didepan tiang bendera sekolah pada waktu pulang sekolah. Waktupun menunjukan 14:30 waktu pulang sekolahpun tiba. Janji yang Dimas buat akan dilakukannya . Proses penembakan pun berakhir bahagia Dimas & Rani Akhirnya berpacaran

Setelah kursng lebih 1 bulan mereka berpacaran entah kenapa mendadak Rani tidak masuk selama 1bulan lebih. Setiap dimas menelfon selalu saja mailbox tidak bisa dihubungi. Ketika malam anniversary Dimas menganggat telfon dari Rani. Rani mengucapkan "Se..la...mat.. hari.. anniver..sary ya sayang :) km msh syg sm aku kan?" Dimas pun menjawab "Iya syang! Aku syg km" *Tuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuttelfon terhenti,mungkin sinyal jelek* .

2 Hari setelah anniv Rani sms untuk mengucapkan selamat tinggal, Rani bilang dia akan pergi ke Amerika untuk melanjutkan sekoloah disana! Rani & Dimas sama sekali belum ketemu. Saat membaca sms itu Dimas menangis dan mengajak bertemu dengan Rani. Tapi Rani selalu menolak

Suatu ketika Dimas ingin mengurusi ayahnya yang dirawat dirumah sakit karena penyakit DBD. Ketika hendak membayar administrasi dimas melihat ada kalung yang ia berikan kepada Rani didekat kamar berlian202. Dengan tidak sengaja pintu pun terbuka dan Dimas menyelonong masuk untuk melihat dan apa daya ia melihat Rani yang sedang cuci darah. Dimas berkata "RANI!!!!!!!!!" keluarga yang berada disitu menoleh kearah pintu dan mengatakan "dimas, apa yg km lakukan?" Adik Rani nyamperin Dimas dan menjelaskan semuanya terhadap dimas diluar. Dimas Tidak percaya kalau Rani mengidap penyakit Kanker Ginjal stadium 4.

Setiap hari Dimas menjenguk Rani dan bercanda bersama. Rani masih tetap bisa tersenyum dan menahan rasa sakitnya itu. Dimas selalu mengatakan "Ran, Kita bakalan beli mobil audi ya kalau kita menikah nanti" Rani membalasnya dengan senyum dan tawa :)

Tanggal 27-11-2010 Rani menghembuskan nafas terakhirnya, tanah merah sudah melekat ditubuh rani, doa-doapun sudah dipanjatkan untuknya. Rani menitipkan surat untuk Dimas yang bertuliskan " Hai dim :) masih inget masa2 kamu omongannya ketus? Aku kangen keketusan kamu itu hehehe dim, Aku minta maaf karena aku gakbisa jujur sama kamu soal penyakit aku ini. Aku mempunyai penyakit yang akut :( aku takut kalau aku mengakui penyakit aku ini kamu akan ninggalin aku dan membuang aku seperti sampah. Aku berani bersumpah kalau kamu akan ada dihatiku selamanya! Dim, Aku sayang kamu.. pertanda Rani Hajrina Fayaza with hug ({})

Tidak ada komentar:

Posting Komentar